Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Saturday, 2 August 2014

Berita di Batam Pos

 ,      No comments   
Noni Lela Kasenda, 72, mengadu ke Mapolsek Sekupang, Jumat (1/8) siang.  Ia mengadukan tetangganya yang bernama Eva, 30, dengan tuduhan telah menganiaya dirinya.

Noni mengadu Si Eva  memukul kepalanya dengan menggunakan panci.
Pemukulan tersebut, menurut Noni, dilakukan Eva pada hari Senin (28/7) malam atau tepat hari raya pertama saat dirinya sedang membeli nasi di warung.


gambar ilustrasi
Berita yang saya baca di portal Batam Pos dengan judul Nenek 72 Tahun Cekcok dengan Tetangga Umur 30 Tahun sebenarnya adalah kejadian yang sudah biasa kita lihat sehari - hari. Hehehe bukan bermaksud untuk bilang bahwa pemukulan terhadap nenek - nenek berusia 70-an adalah pemandangan harian, tapi perkelahian antar perempuan seperti berita di atas :) maaf ya pemirsaaa.....

Saya ga fokus pada isi beritanya. Begitu membaca berita ini yang pertama kali saya bayangkan adalah wartawannya. Memasang berita seperti ini di media, baik cetak maupun online bukan lagi suatu hal yang dianggap unik (menurut saya) karena masih ada berita yang lebih unik. 

Suatu malam ada kesempatan berbagi cerita dengan beberapa teman di sebuah kedai makan. Waah awalnya saya ragu untuk ikut karena laki - laki semua. Namun, karena sudah diajak dan perut memang lapar, saya pun ikut. 

Malam itu kami ngobrol ngalor ngidul, lompat dari topik yang satu ke topik yang lainnya. Lebih banyak membahas masalah pekerjaan, padahal pekerjaan kami beda - beda, hanya dua orang yang sama. Tapi di satu titik kami bertemu, yaa masing - masing kami pernah mencoba untuk menjadi jurnalis. 

 Ketika itu salah satu teman saya yang masih berprofesi sebagai wartawan berbagi cerita yang membuat saya membayangkan wartawan Batam Pos saat menulis berita pemukulan nenek tadi.

Saat proses pencarian berita dan terkejar deadline, terkadang beberapa wartawan lebih memilih nongkrong di kantor polisi untuk dapatkan berita. Cara ini tentu lebih mudah karena wartawan cukup bertanya pada polisi kasus apa yang dilaporkan hari itu dan informasi yang bersangkutan. Jika dikira cukup layak untuk dinaikkan jadi berita segera tulis dan kirim ke kantor dengan redaksi judul yang menarik dan unik. 

Nah inilah yang membuat saya membayangkan wartawan Batam Pos saat menulis berita tersebut. Well, good job. Saya selalu menyukai para wartawan, terutama mereka yang mau menuliskan berita - berita benar. Bukan berita bohong yang membuat masyarakat salah pandangan akan suatu masalah. 


0 comments:

Post a Comment