Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Thursday, 20 September 2012

Reshuffle

 No comments   
Isu reshuffle kadang bikin deg degan.

REshuffle terheboh bulan Januari 2012 yang nyelamatin aku untuk pindah ke kestari setelah jadi aneh kelamaan di sekum. Tupoksi melenceng jauh dari amanah yang sebenarnya, tapi yang namanya kerja dakwah, kata Mbak Efte, di mana aja kita harus punya azas kemanfaatan buat orang lain. Kalo gak bermanfaat gak usah ngaku muslim deh, apalagi berani - berani teriak "gue kader dakwah" -____- #ke laut aja


Lalu sedang enak - enaknya menikmati kerjaan di kestari #meskipun yang beres gak seberapa# tiba masa untuk Mukerda 2. Heran di periode ini dua kali tiap Mukerda, aku pasti gak di tempat, meskipun yang kedua ini bisa lebih sering bolak balik. Mukerda 1 sekaligus pelantikan, aku lagi di Jakarta ikut program pertukaran pemuda. Hilang sama sekali dari peredaran organisasi. Tapi untunglah NV selalu menghubungi jika butuh sesuatu. Thumbs up buat ni anak yang ghirohnya membawa kemanfaatan dan meringankan beban orang lain. Nah pas Mukerda 2 aku lagi KKN di Bintan Buyu, meskipun gak jauh tapi kalo bolak balik lumayan capek juga.

Mukerda 2 bisa hadir almost full, karena siang aku udah harus kembali ke lokasi, ada kegiatan KKN yang gak boleh aku lewatkan. Ta'lim ibu - ibu dan aku diminta untuk jadi emsi.Mukerda 2 emang seneng kasih orang double job. Karena ketua BKM pulang kampung, maka untuk sementara DC minta aku jadi PJnya. Gubbrakkkk!!!

Aku suruh dia pikir dua kali, kalo bisa sepuluh ribu kali untuk keputusan itu. Plis plis plis.... Liat baik - baik ni ada potongan untuk kerja di bagian kemuslimahan apa enggak. Kemusliman sih iya --"
Bukan bermaksud menolak fitrah sebagai muslimah, tapi sehari - hari dari pergaulan sampe gaya lebih deket ke muslim(ah). Bener - bener gak ada potongannya. Percanya aja enggak.

Walhasil dua bulan setelah Mukerda, gak satupun kerjaan di kemuslimahan aku sentuh. Pertama, gak niat. Kedua, gak niat. Ketiga, gak niat. Keempat, sok sibuk. Kelima, bingung. Udah itu aja alasannya, nyesuain dengan pancasila yang ada lima biji.

Kemudian datang lagi isu reshuffle. Asikk tapi deg degan. Deg degan karena khawatir ditendang dari kestari (udah gue banget ini). Di sisi lain berharap didepak dari kemuslimah(an) dan digantikan dengan orang yang lebih baik, biar bidang ini berjalan.


0 comments:

Post a Comment