Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Monday, 8 August 2011

Demo

      1 comment   
Pagi ini aku sudah menonton demo yang dilakukan oleh para pedagang di Padang, Sumatera Barat. Demo ini dilakukan oleh pedagang - pedagang pasar inpres yang menuntut pemerintah untuk segera memperbaiki lokasi tersebut agar layak digunakan sebagai tempat mereka berdagang. Sebagai informasi pasar itu mengalami kerusakan berat setelah gempa beberapa tahun lalu.

Bagiku ketika ada orang berdemonstrasi maka itu artinya masalah ini sudah sedemikian besarnya namun tidak juga mendapat perhatian dari pemerintah. Akhirnya yang bisa dilakukan oleh orang - orang malang ini hanyalah melakukan demonstrasi yang sama sekali sebenarnya tidak mereka inginkan ( sapa sih yang suka berdemo, panas - panas hanya untuk sesuatu yang kadang belum tentu mereka dapatkan ).

Jika dipandang demonstrasi biasanya membawa kepentingan kelompok - kelompok tertentu, maka aku tidak ingin aksi kali ini juga demikian. Demonstrasi yang pernah kulihat beberapa waktu lalu sungguh memalukan dan aku tidak habis pikir bagaimana mereka bisa memperjuangkan sesuatu tanpa tau apa yang sebenarnya sedang mereka teriakkan.

Berdiri dan berteriak di depan gedung DPRD dengan menuntut hal - hal yang aneh menurutku. AKu rela ketika itu terlambat untuk mengikuti ujian Speaking hanya untuk melihat tingkah orang - orang konyol itu yang katanya memperjuangkan apa yang mereka sebut sebagai keadilan dan kejujuran.

Aku tak ingin kehilangan momen - momen di mana mereka berusaha merusak pintu pagar menuju gedung rakyat tersebut, maka kutunda keberangkatanku ke kampus. Aku kembali tidak habis pikir, apa mereka tidak berpikir dahulu sebelum mendorong - dorong yang akhirnya merusak pintu pagar besi itu? Bukankah ketika pagarnya rusak, maka akan ada dana tambahan lagi yang harus dikeluarkan untuk perbaikan? Menurutku itu bisa jadi peluang bagi mereka yang tak bertanggungjawab untuk mengambil kesempatan emas ini.

Dan pagar itu memang rusak, aku yakin perbaikannya sudah dilaksanakan. Sayang tak ada pemberitaan. Hahahahahha lagipula siapa pula yang mau memuat berita perbaikan pagar gedung rakyat di kolom korannya.

Ah, aku nampaknya terlalu bersu'udzon kepada pemerintah dan orang - orang di luar sana hahahha.....

1 comment:

  1. Hai Friend, apa khabar?
    Saya buat postingan baru nich.
    Kalau sempat silahkan mampir di blog saya, yaa…
    http://sosiomotivation.blogspot.com
    Kita bisa berbagi tentang motivasi.
    Selamat menikmati, semoga bermanfaat.
    Thanks.

    ReplyDelete