Tuesday, 28 July 2015

Design Undangan Bang Rio

Nah kalo postingan sebelumnya design undangan yang Gie buat, kali ini yang dibuat Bang Rio. Undangan ini dibuat untuk teman-teman kantornya di Jogja.

Yaah kan awalnya ga sambung kontrak, tapi karena mesti balik lagi ya bikin undangan juga akhirnya.

Pertama warnanya ga cokelat. Biru pink lembut gitu. Lumayan keren n adem. Tapi kayaknya doi ga suka, diganti deh. Lagian kata Onang warna cokelat itu lebih elegan. Iya deh

Nobar

Thursday, 16 July 2015

Design Undangan by Gie







Undangan ini diupload demi mengenang jasa para pahlawan Captain Gie yang dengan suka rela nge design ini. Maapin kalo sempet lupa, setidaknya di dunia maya undangan ini yang beredar xixixixi

Thanks jeng, moga tahun depan elu nikah juga, tapi please jangan minta gue yang nge design XD

I'tikaf Lagi Yuk



Hewww cukup lama tak menulis di blog. Setelah keteteran dengan blog challenging Pelangi Drama, blog ini sedikit karatan. 

Alhamdulillah Ramadhan 1436 Hijriah kali ini bisa dijalani tanpa kesulitan apa pun. Daaan banyak sekali kegiatan yang saya coba ikuti. Lebih banyak dari tahun sebelumnya. Semoga menambah keberkahan waktu ya :)

Salah satu yang saya ikuti di Ramadhan kali ini adalah i'tikaf di sepuluh malam terakhir. Hmmm agak malu juga karena ini pertama kalinya saya ikut i'tikaf bersama teman-teman. Kalo ditanya kenapa, saya akan menjawab karena Ramadhan kali ini sungguh berbeda. 

Di Ramadhan sebelum-sebelumnya, ada banyak sekali himbauan i'tikaf yang kami terima. Baik itu melalui sms, grup wa, bc bbm maupun postingan di fb hingga ajakan langsung dari beberapa teman. Tapi rupanya belum berhasil menggerakkan saya untuk mencoba ibadah yang satu ini yang cuma ada di bulan Ramadhan. 

Tahun ini, sebelum memasuki bulan Ramadhan, di lingkaran yang saya ikuti setiap minggu kami diberi motivasi lagi untuk i'tikaf. Sepertinya menarik, begitu pikir saya. Tak hanya itu, di hari berikutnya saya mendapat pesan whatsapp dari salah seorang ustdzah yang menjelaskan secara singkat tentang i'tikaf. Mengenai keutamaan, rukunnya, jenis kegiatan dan sebagainya. 

Bersama teman-teman saya memutuskan untuk i'tikaf di malam ke 21 itu. Di kota kami, Tanjungpinang, setahu saya ada beberapa mesjid yang dijadikan tempat it'tikaf, tidak semua mesjid, hanya mesjid yang besar dan memungkinkan. 

Kebetulan, kami direkomendasikan untuk i'tikaf di mesjid Zul Firdaus, Bintan Centre atau di mesjid Al furqon Jl Pemuda. Kami memilih ke Al Furqon karena kondisi mesjid yang memungkinkan bagi akhwat untuk menginap. Mesjid ini dua lantai dan tempat kami tidur juga sangat aman karena para ikhwan menginap di bawah. Hanya saja kamar mandi nya terlalu jauh hehehe

Alhamdulillah saya bisa menjalani i'tikaf meski bolong beberapa hari. Bahkan di malam pernikahan pun saya putuskan untuk ke sana karena Bang Rio, suami saya (ciyeee) juga tidak di Tanjungpinang. Langsung pulang ke Batam bersama keluarganya. Lucu juga melihat beberapa orang kaget melihat saya di sana, mungkin pikirnya bukankah seharusnya saya bersama suami ixixixi

Sungguh, pengalaman i'tikaf ini menjadikan diri berat sekali untuk melepas bulan Ramadhan. Meski kadang kebanyakan tidur, tapi di beberapa waktu saat i'tikaf adalah saat-saat terindah yang tak terbeli dan tak pernah saya rasakan di Ramadhan sebelumnya. 

Semoga ya Ramadhan berikutnya saya bisa ikut i'tikaf lagi. Dulu saya pikir i'tikaf hanya dilakukan laki-laki, ternyata perempuan juga boleh. Saya pikir dulu i'tikaf akan bikin mata ngantuk, ternyata mata di jam segitu malah terbuka lebar. Saya pikir i'tikaf bakalan capek, ternyata tidak. I'tikaf malah bikin semangat, terutama dalam mengejar keutamaan ibadah lainnya. 

Alhamdulillah... 


Akad Nikah - 13 Juli 2015




























Saturday, 4 July 2015

Menunggu Pagi



Hal yang paling menyenangkan dilakukan pas bulan puasa begini setelah sahur adalah TIDUR. Well, setidaknya bagi orang kurang kerjaan kayak saya. Habis subuh emang paling enak buat tidur, ngantuknya itu lho bikin mata meleleh. 

Tapi sebenarnya kalo kita coba bertahan buat ga tidur n tetap terjaga sampe pagi menjelang, kondisi tubuh biasanya lebih segar. Kepala juga engga berat dan tubuh ringan banget. Efeknya, engga mudah lelah saat beraktivitas di siang hari. Tapi ya itu butuh perjuangan untuk ga tidur lagi. 

Saya menulis ini karena engga tidur lagi, soalnya nanti pagi mau ikut kegiatan. Khawatir ketiduran, duh ga lucu kalo datang terlambat. Apalagi lokasinya harus ditempuh dalam waktu kurang lebih 15 menit dari rumah. 

Apa yang bisa diceritakan mengenai hari ini?



Kabar terakhir di televisi adalah jatuhnya pesawat Hercules yang rupanya tujuannya adalah Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Mendengar kata Tanjungpinang disebutkan di tivi itu agak aneh dan ganjil. Kota ini jarang sekali masuk pemberitaan. 

Di antara mereka yang meninggal itu  ternyata ada beberapa mahasiswa Natuna yang menumpang pesawat untuk pulang kampung. 

Ya, di facebook saya membaca bagaimana kecewanya masyarakat, bukan pada Hercules tapi pada pemerintah yang tak mampu menyediakan transportasi murah, aman dan nyaman menuju pulau terdepan Indonesia itu. 



Biaya perjalanan ke Natuna tak lah semurah dan semudah seperti melakukan perjalanan dari Tanjungpinang ke daerah lainnya. Di negeri ini bila menggunakan kapal butuh waktu beberapa hari dan harus bersiap menghadang hebatnya ombak sepanjang jalan. 

Natuna, Anambas, Tambelan dan pulau di sekitarnya yang berada di utara Kepri cukup sulit ditempuh karena kondisi gelombang yang juga berbahaya. Saya dengar bahkan mereka yang akan ke Tambelan benar-benar tak punya jadwal yang pasti karena bergantung pada kondisi alam. 

Memang di Natuna sudah ada bandara. Tapi biayanya sungguh amat mahal. Rasanya pergi ke Natuna hampir sama pergi ke Papua. Karena itu menumpang pesawat hercules adalah salah satu alternatif untuk mengurangi biaya perjalanan.



Masyarakat Kepri khususnya berharap pemerintah mampu menyediakan alat transportasi yang aman, nyaman dan murah. Melihat kondisi wilayah Kepri yang 96 persen terdiri dari lautan, maka harusnya pemerintah punya cara untuk mengatasi kesulitan transportasi meskipun ia berhubungan dengan kondisi alam. 

Negeri ini kaya, maksud saya Kepri. Natuna adalah satu satu pemasok minyak dan gas alam terbesar di Indonesia yang bila sumber daya alam ini dikeruk selama 30 tahun pun tak akan ada habisnya. Dengan kekayaan seperti itu mustahil jika pemerintah tak mampu memberikan pelayanan yang maksimal untuk rakyatnya. 

Tapi sekarang ya tergantung siapa yang menguasai pemerintahan itu sendiri. Saya berharap suatu hari kelak Indonesia benar-benar menggapai kesejahteraan rakyat. Bukankah harapan itu masih ada? 

Selamat pagi!

Wednesday, 1 July 2015

[Korean Movie] Masquerade : Raja Impian Rakyat



Saya kembali dengan reviem film korea yang rilis tahun 2012 dengan judul Masquerade. Udah lama sih tapi baru kemarin kepikiran untuk donlot dan nonton. 

Mungkin para pecinta korean movie bakalan langsung ngedonlot film ini setelah membaca bahwa film ini dibintangi oleh Lee Byung Hun. Awalnya ga ngeh dia itu siapa, tapi begitu buka asian wiki, woww banget. Deretan award yang pernah dia terima ngalah-ngalahin Choi Min sik. Deretan film dan drakor yang dibintangi nya juga banyak banget. Panteslah kalo suaminya Lee Min Jung ini ditunggu-tunggu come backnya. 

Tapi bukan Lee Byung Hun yang menjadi daya tarik buat saya dari film ini (meskipun setelah itu saya jadi nyariin film LBH yang lain), melainkan aktris Han Hyo Jo yang jadi Ratu nya. Well, setelah dia sukses di Dong Yi, kayaknya cuma artis ini yang cocok didandani ala perempuan Joseon. 



Ada juga lho artis yang ga cocok didandani ala era Joseon, kayak Park Shin Hye misalnya hahaha ngeliat doi di Evil Twin aneh banget. 

Baiklah Masquerade bercerita tentang King Gwanghae yang terkenal dengan kegarangannya. Suatu hari dia meradang besar karena menemukan sendok yang dipakai berubah warna yang menunjukkan bahwa makanan itu diracun. Well, jadilah bawaannya curigaan bahwa ada seseorang yang ingin membunuhnya. Ya iyalah, lagian sepanjang jaman ga ada tuh raja yang ga masuk dalam daftar pembunuhan. 

King Gwanghae ini sebenarnya raja yang bijak, tapi entah karena apa (ga dijelasin di film sih atau saya yang ga ngeh) sekarang dia cuma tertarik dengan pesta dan wanita. Hal ini lah yang membuat sahabatnya yang juga adalah iparnya dari pihak ratu melakukan sesuatu yang bagi kerajaan termasuk dalam pengkhianatan. 

Suatu ketika King Gwanghae mau mengunjungi wanita incarannya di luar istana. Dia pun memerintahkan sekretaris negara buat nyari orang yang wajahnya mirip dengannya. Nemu deh itu si Ha-sun. Orang biasa sih, tapi bukan masuk dalam kasta budak. 

Awalnya Ha-sun hanya diminta untuk gantiin raja kalo raja mau pergi keluar (kayaknya ada peraturan bahwa raja ga boleh keluar dari kamarnya). Tapi setelah King Gwanghae jatuh sakit gegara obat berbahaya yang dikasih wanita simpanan itu, sekretaris negara mengambil keputusan untuk membiarkan Ha-sun berperan jadi raja sampai raja yang aseli sembuh. 

Naaah di sinilah kelucuan itu bermula. Hahahahaha ga tahan ketika adegan Ha-sun pengen buang air besar. Sumpah, harus nonton sendiri, bingung mau cerita pegimana. 



Baru tahu kalo raja zaman dulu engga pernah punya toilet buat buang air. Selalu ada dayang-dayang yang datang bawa pispot. Bukan cuma itu aja, yang cebokin juga dayang dayangnya, ueeekksss!!! Untuuuuung kagak hidup di zaman itu. 

Yang paling parah adalah kotoran raja di bawa ke dokter kerajaan buat diperiksa kekentalannya, bahkan sampe dicicipin. Ueeksss!!! Beneran pengen muntah!! 

Si raja asli yang lama banget sembuhnya itu menyebabkan Ha-sun harus belajar banyak tentang urusan pemerintahan dari sekretaris negara dan kasim Jo. Lucu deh hubungan mereka ini. Sama pengawal kerajaan juga lucu banget, meski dia tahu belakangan kalo itu adalah raja yang palsu, tapi ia rela mengorbankan nyawanya. 



Selama masa itulah hubungan khusus di antara mereka terjalin. Sekretaris negara dan kasim Jo bagaimanapun menyukai dan menyetujui beberapa pemikiran yang disampaikan oleh Ha-sun. Pandangannya tentang rakyat, tentang hubungan mereka dengan Ming, bagaimana ia memperlakukan para dayang, peraturan pajak dan pelaksanaan aturan lainnya dalam pemerintahan. 

Konflik pun muncul ketika menteri yang jahat mencurigai kepalsuan raja tersebut. Namun King Gwanghae yang telah sadar berhasil meredam pemberontakan. Lalu di mana Ha-sun?

Ha-sun sebenarnya punya ambisi untuk jadi raja, sekretaris negara pun memberi dukungannya. Namun di detik terakhir ia memutuskan mundur karena ia tak ingin menumpahkan darah siapa pun. Karena itulah sekretaris negara meminta pengawal kerajaan DooBuJang untuk mengantarkannya ke pelabuhan dengan selamat agar ia selamat dari kejaran pasukan kerajaan yang diperintahkan King Gwanghae untuk membunuh Ha-sun. 



Dasar King Gwanghae, udah dibantuin malah mau dibunuh. Tapi ya itu resiko buat orang yang udah melihar wajah raja, apalagi duduk di singgasana raja, meskipun itu adalah perintah raja sendiri, Sadis dan penuh ketidakadilan!!! 

Secara umum banyak pesan moral yang disampaikan film ini. Seolah-olah sutradara ingin berteriak bahwa pemimpin seperti ini lho yang rakyat impikan. Pemimpin yang benar-benar memikirkan mereka dan berada di tengah mereka untuk menyelesaikan permasalahan dengan tangannya sendiri. 

Kekurangan film? Ouchh, benar-benar kecewa karena kemunculan Han Hyo Joo ga seperti yang saya harapkan. Cuma muncul beberapa kali dan perannya ga begitu penting selain jadi saksi satu-satunya yang membuktikan bahwa Ha-sun adalah raja palsu. ck, cape deh, kesel sama sutradaranya -_- 



The Impressive Blog Challenge

Jujur, ini blog challenge pertama yang saya ikuti setelah bertahun-tahun nge blog. Senang bisa berpartisipasi meskipun cuma beberapa hari karena ketidakkonsistenan untuk nulis setiap hari. 

Hal yang paling disyukuri dari challenge ini adalah untung saya ga jadi ngajak si Gie buat taruhan hahhaha bisa rugi bandar. Saya yang ngajak dan saya yang gugur duluan hehhee... 

Ribuan terima kasih buat para blogwalker yang sudah bersedia baca tulisan-tulisan gaje selama blog challenge berlangsung. Secara ga langsung kembali naikin traffic blog dan yang paling saya suka adalah melihat warna orange di sudut kanan yang ngasih tahu kalo ada komentar yang masuk. 

Belum sempat dibalas semua sih, tapi saya beneran excited banget. Setelah hampir sekitar 7 tahun blog ini menghiasi dunia maya baru kali ini ada yang komen-komen. Selama ini tulisan yang banyak dikomen itu cuma tulisan yang saya buat untuk Kak Dwi Saptarini sebagai bekal perjalanannya dari Australia.

Dari blog challenge ini pula saya baru tahu kalo ternyata rata-rata penulis di Pelangi Drama adalah akhwat hehehhe berasa nemu komunitas. Selama saya hidup (ciyeeeh) terutama di Tanjungpinang ini, ga banyak akhwat yang mau nge blog dan nulisin review film atau drama yang udah mereka tonton. 

Beberapa teman udah mulai suka nge blog setelah dikomporin berkali-kali. Mudah-mudahan kita jadi penulis blog yang inspiratif dan penuh kebaikan yah. 

Sekali lagi terima kasih buat para admin dan peserta challenge dan mohon maaf karena engga ikutan full :)

Wednesday, 24 June 2015

#10 ~ Food Makes Me Happy

Excited? Apa ya yang bikin saya tertarik dan senang. Pengennya sih jawab laki-laki pinter, tapi ntar malah digebukin warga sebelah xixixi

I'm so excited when someone tell me that I have something good that has changed his/her life to be better. Ya iyalah, dengan penyakit narsis tingkat tinggi ini saya selalu senang bila ada yang menjadi lebih baik setelah pertemuan kami. Amal jariyah, siapa yang ga mau. Lumayan bisa ngalir terus setelah mati. 

Hal lainnya yang bikin saya senang adalah makanan. Saya jarang menolak tawaran makan dari orang lain, yaa kecuali dalam perjalanan, khawatir aja sih. Sukaa banget berteman dengan orang yang ga demen makan atau makannya dikit cicicicicici.... 

Gegara itu kali ya gendutnya ga bisa dikurangin, padahal nasi nya udah ga sebanyak dulu.  Soal makanan, cuma suka makan tapi ga suka dan ga bisa buat makanan haha ga usah berharap dimasakin. Dapat telur dadar aja udah syukur. 

Ya sudahlah itu saja.... Mumpung lagi haidh, pengen posting banyak-banyak XD


Tuesday, 23 June 2015

#23 ~ Fisika dan Olahraga Itu Melelahkan

The power of cendol XD ada apa dengan cendol? Ga kenapa-kenapa sih dengan yang namanya cendol. Cuma belakangan kok kayaknya cendol jadi nyebelin gitu ya. Siang sampe sore hampir berhasil ngegodain biar puasanya batal hahha

"Iiih Nurul jangan kayak anak kecil" kata Kak Ayu yang lagi ga puasa dan asik banget nyendokin cendol. Glek!

Tapi tema malam ini ga ada hubungannya sih sama cendol. Sebelumnya saya merasa sedih n menyesal karena ga bisa membersamai peserta lainnya untuk terus nulis tiap hari dengan tema challenge yang beda. Salut deh buat yang tetep nyediain waktu buat nulis.

Berhubung di challenge ke 23 ini mau ngomongin pelajaran, yuk mari cerita-cerita.

Kalo sebagian orang akan berkata bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit, tapi buat saya ga ada yang bisa ngalahin kesulitan dalam memahami fisika.

Ga ngerti juga gimana ceritanya bisa stuck banget sama fisika sampe bangga banget pas ulangan fisika dapat 4,25. Mending kan daripada nol, saya ga pernah pede buat bisa lulus dari kkm, walopun standarnya cuma 5 atau 6. Ga mimpi deh.

Padahal waktu putih biru, fisika salah satu pelajaran favorit loh. Tapi bukan karena pelajarannya yang menarik sih, lebih pada gurunya yang guanteng sekali. Tingginya dua kali lipat tinggi saya, berkumis, tampan, macho daaan saya pernah ditepuk di bahu gegara nangis sesenggukan karena uang kas hilang -_-

Pas SMA eh ketemu sama guru yang sukses bikin minat terhadap fisika merosot drastis. Mau dibaca berapa kali pun engga ngerti juga. Entah apa dan siapa itu pascal dan sebagainya. Emang gue pikirin. Yang penting nilai kimia menanjak tinggi hehehe

Selain fisika pelajaran yang paling sulit adalah olahraga. Duh, dengan body segede ini, olahraga tentu berada di list pertama pelajaran yang ga disukai. Apalagi kalo disuruh lomba lari. Nyerah pak nyerah!! Suruh aja saya nyapu lapangan atau tidur di panggung T_T

Satu-satunya olahraga yang saya ikuti cuma basket. Itupun karena senior yang super kece dan sayang untuk dilewatkan penampilannya. Maklum waktu itu lagi hebohnya MVP Lover hahhaa

Relaaaa ngikutin si senior diam-diam pulang sekolah cuma gegara penasaran rumahnya di mana hahhaaa berasa fangirl gituh. Dia sekarang kabarnya gimana ya? Xixixixii

Thursday, 18 June 2015

#18 ~ Learn 3 Things from Me, Kids!

Hari pertama puasa ya hewww cobaannya lumayaan. Pas mau ngantar Widya pulang eh ternyata ban motor bocor. Mana pake racing di belokan daan kaget karena ternyata kondisi ban lagi ga kece, sukses hampir jatoh. Alhamdulillah masih bisa jalan. 

Berhenti ngecek ban daaaaaan ternyata emang bocor bocor bocor. Ya udinlah mesti dorong bareng Widya sampe ke tambal ban terdekat. Celingak celinguk sepanjang jalan ga nemu T_T
Adek haus baaaaang, pengen minuum. Ini tangan pegel banget nge gas sambil jalan kaki. Ga mau dinaikin motornya karena khawatir bocor bocor bocor nya makin parah. Entah bisa terjadi kerobekan yang tak disengaja di ban dalam yang pastinya berakhir pada perkataan abang bengkel ganteng, "Ganti ban dalam nya ni dek"

Isshh si abang bengkel suka gitu. Belum diperiksa main langsung ganti aja. Apa doi ga tahu kalo duit dikocek engga ada sama sekali *beneraaaan ga bawa dompet, ga bawa hape, cuma modal helm.

Tapi itu cuma dialog hayalan karena kami berhenti di depan swalayan Pinang Kencana. Siruuuuuss Black berasa jalan berkilo-kilo. Mana panas, dan hauuuuus banget. Liat makanan bukaan sepanjang jalan rasanyaaaaa..... Widya cuma bilang, "Apa nih Nurul yang bisa aku bantu". 

"Bantu aku sediain duitnya wiiiid, sepuluh ribu ada kan?"

"Engga, uang aku tinggal 9.000 di tas."

"Apppaaaaah??!! Segera hubungi Zulfah wid, suruh dia segera ke sini", dan dengan segera gaya bossy keluar secara otomatis. 

Walaaah jadi curhat kan, ya sudin lah kalo udah terlanjur baca moga terhibur :D

Malam ini temanya tentang anak ya? Xixixixi honestly, saya kadang suka anak-anak dan lebih sering suka terganggu dengan kehadiran mereka yang super heboh dan selalu punya misi untuk ngancurin apa yang ada di sekitar mereka, terutama kalo mereka lagi dicuekin. Oughhh males banget. 

Kadang saya mikir, helllooowww bisa diem bentar ga sih? I'm working right now, please go to other place and find your own fun things. 

But, akhir-akhir ini saya kembali hidup di tengah-tengah mereka sejak bolak balik ke TK dan kantor salah satu parpol di dunia (hahahhaa) yang entah berapa kali dalam sehari. Kalo dibandingin dengan kantor parpol lainnya, mungkin kantor parpol ini lebih kelihatan kayak tempat penitipan anak daripada kantor. 

Gimana engga, setiap pengurus yang datang mereka bawa pasukannya. Ada yang bawa empat, bahkan hari ini ada yang bawa enam. Itu kantor beserta halamannya udah jadi milik mereka. Dan hebatnya anak-anak ini tahu aturan bahwa mereka ga boleh main di jalan (posisi kantor persis di tepi jalan raya). 

Anak-anak itu sebenarnya menyenangkan dan lebih menyenangkan lagi jika jadi anak-anak. Ga perlu mikirin masa depan, uang makan, tugas akhir yang ga kelar, meski pake baju apa biar matching sama acara atau harus ke mana nyari biaya nikah apalagi nyari calonnya -_-

Nah seandainya nih kelak saya punya anak, saya harap mereka bisa mewarisi atau mempelajari tiga hal dari saya. Apa saja? Cekidot!

1. Jangan Gampang Merajuk, Berlapang Dadalah
Bukan berarti saya ga pernah merajuk, justru karena pernah itu maka berharap beneeeer anak saya entar bukan termasuk anak super sensitif yang gampang rajukan. 

Merajuk itu sungguh bukan hal baik. Ngerugiin diri sendiri. Orang lain juga ga peduli. Saya termasuk orang yang males ngebujuk orang yang suka merajuk. Kalo ada yang merajuk dibiarin aja, emang gue pikirin :D 

Harus lebih lapang dada karena dengan begitu hati ga gampang sakit. Kalo dikit-dikit sakit, entar sakit yang dihati bisa nyebar ke mana-mana. Berlapang dada bisa memudahkan untuk bersyukur dan terhindar dari konflik yang engga perlu, engga penting! 

2. Senyumlah!
Jangan pelit senyum ya. Senyum bikin kita lebih mudah untuk akrab dengan orang lain. Bahkan seorang yang jahat pun akan tersentuh ketika ia dilempar dengan senyum. 

Senyum juga identik dengan ceria, berwajah manis, dan hidup senang. Ladang pahala yang terus menerus. Berwajah manis di hadapan saudara itu anjuran Nabi kita yang mulia kan? 

3. Punya Blog, Kalo Suka Musik Dengerin Aja Jangan Nonton MVnya
Hahaha ga tau deh ini yang ketiga. But, I really want my children in the future have their own blog to share everything, to build society opinion, to spread the goodness. Banyak juga para emak blogger yang para anaknya dibuatin blog. 

Kalo masih kecil sih mungkin emaknya yang nulisin, berharap diterusin sama anaknya kelak di waktu yang tepat. Nge blog bukan cuma ikutan trend tapi termasuk ibadah hehehe *niat niaaaaat

Soal musik, saya pengen mereka cuma mendengar aja dan mengambil hikmahnya tanpa harus nonton MV nya. Suka was-was aja sih kalo liat MV, banyak adegan yang ga penting. Bisa memicu kelebayan dalam hal mengidolakan, entah itu si penyanyi atau modelnya *pengalaman -_-

Yaa begitu deh, moga tulisan ini ga dikategorikan sebagai tulisan narsis ya. I know myself and I want people around learn the best things of me and leave the bad. 

Tentang kesabaran, humble dan lain sebagainya biarlah anak saya kelak belajar dari para tokoh sejarah dan orang-orang di sekitarnya. I dont have kind of thing like that.