Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Wednesday, 28 April 2010

Tulisan Ngelantur tentang Pemilukada

      3 comments   



Abstraksi

Ketika menulis ini jam dinding di rumah saya sudah menunjukkan pukul 1 dini hari. Jadi harap dimaklumi jika tulisan saya ini bikin iri atau sakit hati atau tertawa geli. Yah yang mana bagusnya lah. Karena mata tak jua dapat dipejamkan ( gara – gara tidur siang tadi ) maka muncullah ide ini. Saya ucapkan terima kasih buat yang udah baca tulisan yang benar – benar ngelantur ini hingga akhir. Nah selamat membaca!

Tulisan Ngelantur tentang Pemilukada

Hai teman – teman saya yang baik hati, maukah kau membaca lagi tulisan saya ini? Kalo gak mau cukup sampai di sini dan tinggalkan tulisan saya ini di flash disk anda dan bacalah di lain waktu klo gak basi ( bungkuuuus ). Di kesempatan kali ini saya ingin sekali bersuara sedikit dan tidak banyak ( sama ja kali ) tentang pemilukada. Hahaha bukannya mau sok – sokan bicara masalah politik, tapi pemilukada adalah milik kita bersama. Haaa masak gak mau terlibat dalam ajang 5 tahunan ini? Ajang 4 tahunan kayak piala dunia ja gak pernah Indonesia lewatkan kok. Hehehe walaupun Cuma sebagai penonton. Yaaa minimal berkomentar kayak saya ginilah tentang pemilukada. Hahaha sedikit menyombongkan diri.


Ups, kembali ke pokok masalah. Karena tidak tahu bagimana caranya membuat tulisan saya ini ke dalam bahasa yang baku, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya dengan bahasa yang santai ( lebih tepatnya ngelantur ). Dengan pertimbangan yang alat timbangnya saya jumpai di rumah saya ( ngelantur lagi ), pemilukada itu selalu dianggap serius oleh sebagian besar kalangan. Wah, terus terang saya stres juga lho ( curhat nih ). Ke mana – mana pembahasan pemilukada dibahas dengan bahasa yang gimanaaa gitu. Hmmmm teman – teman semua ngertilah ya. Kan kalangan intelektual hohohoho....

Naah pada suatu hari ( balik kayak karangan zaman SD nih ) saya diminta untuk berlatih membuat surat pembaca yang topiknya harapan saya terhadap pemilukada ke depan. Ni dia nih yang pengen saya sampaikan ke teman- teman sekalian.
Mau tau harapan saya? ^_^
Cuma satu ja kok. Saya bukannya berharap jadi salah satu tim sukses salah satu calon. Lagian saya kayaknya gak sempat ngurusin itu. Masih banyak nih tugas saya yang numpuk n ngantri buat saya selesaikan. Malahan, tau gak sampe – sampe tu tugas mesti ngambil nomor antrian ( duh lebai sekali ). Dan walaupun saya dibayang – bayangi oleh kebutuhan saya di masa depan seperti biaya kuliah, KKN, wisuda, dan menikah ( nah lhoo ), saya tetap tidak berharap jadi tim sukses ( lagian emang ada yang mau ngajak saya jadi timsesnya hihihihi.... )

Kembali lagi ke harapan saya, yaaah gak muluk – muluk lah, satuuuu ja. Jangan sampe pesan kamar lah di Cipinang. Teman – teman ngerti gak nih apa yang lagi saya omongin ( ooooiiiii....!! ).
Maksud saya adalah jangan sampe masuk penjara juga kayak yang udah lalu. Bayangin ja, masa’ pemimpin – pemimpin di Kepri ni pada rame – rame pesan kamar di Hotel Pagar Besi. Gak banget kan. Dari sekda, bupati sampe gubernur juga gak mau kalah. Ck ck ck ck.... Gak habis pikir nih. Ni orang pada gak punya kerjaan. Mesan kamar tu mbok yang mewah dikitlah ( jadi penasaran gimana sih kamarnya, sampe pada lomba gitu ). Jangan – jangan janjian lagi ya ( sedang berimajinasi mereka janjian buat ketemuan di sana )

Buat yang nanti kepilih  pesan dari saya nih, yang ngewakilin rakyat negri ini ( ceileh..! ) ntar pesan Shasiba Ubiku ja di rumah saya ( sekalian promosi ). Penganan enak dari ubi. Lebih mantep rasane hehehehe..... becanda dikit boleh dong Bapak / Ibu. Biasalah anak muda ( ni sebenarnya mau ngomong dengan sapa n tentang apa sih ni anak ).

Yap, serius lagi. Besar harapan kami masyarakat Kepri agar Bapak / Ibu yang nantinya terpilih sebagai Kepala Daerah mampu memberikan yang terbaik dan menghindari jalan – jalan yang menggiring ke penjara. Pilih yang lurus – lurus ja Bapak / Ibu. Ihdinash shiroo thol mustaqiim....

Sebagai penutup saya akan menyebarkan pantun teman saya yang sangat terkenal di seantero kampus ( kayak kampusnya besar aja ) :

Duduk sendirian menunggu kekasih
Cukup sekian terima kasih
^_^
Kalo ada yang tersinggung maapin yaaa.....
Biasalah tulisan jam 1 pagi.....

3 comments:

  1. pilgub kepri di tunda demi menegakkan hukum di bumi bertuah... kalau tidak...hmmmmmmmmm

    ReplyDelete